Pengertian Outsourcing, Keuntungan Dan Kerugiannya Untuk Perusahaan

Jenis Jenis Tenaga Kerja
Jenis Jenis Tenaga Kerja di Indonesia Yang Perlu Diketahui
May 6, 2019
Pengertian SandBlasting
Pengertian SandBlasting, Parameter Proses Dan Hasil SandBlasting
May 6, 2019

Pengertian Outsourcing, Keuntungan Dan Kerugiannya Untuk Perusahaan

Pengertian Outsourcing

Pengertian outsourcing – Outsourcing atau alih daya adalah proses pemindahan tanggung jawab tenaga kerja dari perusahaan induk ke perusahaan lain. Sedangkan pengertian outsourcing lainnya adalah penempatan tenaga kerja untuk melaksanakan suatu pekerjaan melalui penyedia tenaga kerja. Kebanyakan perusahaan menggunakan jasa dari tenaga kerja outsourcing untuk menjalankan bisnis utamanya dengan baik.

Pengertian Outsourcing

Tentang Tenaga Kerja Outsourcing

Tenaga kerja outsourcing sendiri  merupakan tenaga kerja kontrak yang diambil dari perusahaan penyedia jasa outsourcing. Seluruh kebutuhan tenaga outsourcing ditanggung oleh perusahaan penyedia jasa outsourcing. Sehingga seluruh fasilitas, uang makan hingga asuransi kesehatan dari masing-masing pekerja tidak dibebankan kepada perusahaan pengguna jasa outsourcing.

Bagi tenaga kerja outsourcing pekerjaan ini kurang menguntungkan karena bisa dikatakan tidak ada jenjang karir di perusahaan yang mereka tempati. Tenaga kerja outsourcing akan dikontrak dengan melakukan pekerjaan yang sama tanpa ada peningkatan karir. Sangat sulit bagi para pekerja untuk menjadi karyawan tetap suatu perusahaan belum lagi adanya pemotongan gaji beberapa persen untuk diberikan kepada perusahaan penyedia jasa outsourcing.

Apa Saja Keuntungan Outsourcing Untuk Perusahaan?

Outsourcing memiliki banyak sekali keuntungan di sisi perusahaan pengguna jasa outsourcing. Salah satunya karena pekerja telah disiapkan dari perusahaan lain, untuk lebih lengkapnya simak apa saja keuntungan outsourcing untuk perusahaan :

  • Menghemat anggaran biaya pelatihan karyawan.
  • Perusahaan tidak disibukkan dengan proses perekrutan karyawan yang pastinya memakan waktu dan biaya.
  • Perusahaan tidak terbebani dengan masalah pesangon tenaga kerja outsourcing, THR, PHK dan lain-lain.
  • Fasilitas tenaga kerja outsourcing sepenuhnya di tanggung oleh perusahaan penyedia jasa outsourcing.
  • Perusahaan mampu mendapatkan tenaga kerja outsourcing yang benar-benar mahir di bidangnya. Karena tenaga kerja tersebut dibekali pelatihan-pelatihan.
  • Seluruh masalah teknis tenaga kerja outsourcing seperti perekrutan, pelatihan, administrasi tenaga kerja, penggajian dan lain-lain, dikelola langsung oleh perusahaan penyedia jasa outsourcing sehingga perusahaan tidak perlu mengurus masalah tersebut setiap bulannya.
  • Perusahaan tidak perlu khawatir adanya kegagalan investasi yang mahal.
  • Resiko pekerjaan dapat dibagi antara perusahaan penyedia jasa outsourcing dengan perusahaan pengguna jasa outsourcing.
  • Lebih fleksibel dalam melakukan investasi.
  • Kualitas pekerja perusahaan outsourcing terus menerus ditingkatkan untuk memenuhi kebutuhan perusahaan pelanggan. Sehingga tenaga kerja dari perusahaan outsourcing biasanya lebih berkualitas daripada tenaga kerja perusahaan sendiri.
  • Tidak perlu lagi melakukan alih teknologi dan pengetahuan yang membutuhkan banyak waktu dan biaya.
  • Perusahaan tidak perlu menghabiskan waktu, biaya untuk hal-hal yang sifatnya teknis.
  • Perusahaan lebih mudah dalam menyusun perkiraan anggaran dan tingkat kualitas hasil pekerjaan.

Baca Juga

Apa Saja Kerugian Outsourcing Untuk Perusahaan?

Selain memiliki banyak keuntungan di sisi perusahaan pemakai jasa outsourcing, di sisi lain outsourcing juga memiliki kerugian bagi perusahaan tersebut. Apa saja kerugiannya :

  • Butuh sistem tertentu untuk mengamankan data dan sistem perusahaan.
  • Perusahaan harus menghubungi pihak penyedia tenaga kerja outsourcing terlebih dahulu jika terjadi masalah. Bisa dikatakan perusahaan akan kehilangan kendali atas aplikasi maupun pekerjaan yang di outsourcekan.
  • Perusahaan akan sangat bergantung pada pihak ketiga (pengembang dan pengelola) pada jenis pekerjaan tertentu.
  • Outsourcer cenderung merahasiakan sistem yang digunakan untuk membangun sistem informasi bagi pelanggan agar tetap digunakan.
  • Tidak bisa secara flexsibel menangani masalah-masalah yang unik dan khusus dalam perusahaan.
  • Pekerjaan menjadi kurang efektif karena kontrak tenaga outsourcing hanya sebentar.
  • Kemungkinan produk dapat ditiru apabila jenis pekerjaan yang dioutsorcingkan bersifat rahasia dan strategis.
  • Biasanya outsourcer merahasiakan sistem yang digunakan dalam membangun sistem informasi bagi pekerjaan.

Lihatlah video menarik berikut ini :

Itulah tadi penjelasan mengenai pengertian outsourcing beserta penjelasan keuntungan dan kerugian outsourcing bagi perusahaan. Semoga bermanfaat!

Salam Sukses – Jasa Sandblasting Terpercaya

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *